Untuk kau wanita yang sedang menanti, ku tahu hari-hari mu berat.
Menghadapi pertanyaan-pertanyaan hidup yang begitu membosankan.
Melalui detik demi detik tanpa kepastian,
Dan bercengkrama dengan semua impian, resah.
Untuk kau wanita yang sedang menanti, ku tahu hari-hari mu mulai kelabu
Menyusuri setiap langkah dan panjangnya perjalanan hidup.
Resah itu terpaku di dalam memori, menyebar hingga ke hati
Gelisah, dan tak tentu arah....
Ini tak seperti yang kau fikirkan, bagaimana lelakimu bersenang-senang tanpa memikirkan
Ada banyak keringat dan perjuangan yang mungkin tak kau ketahui
Senyum ku itu palsu, senang ku tertahan beban, kau ku kelabui....
Tapi itu tidak lah penting, karena ku lelahku kan menjadi berkah
Aku tak mau bebanku menjadi bebanmu, cukup aku saja yang berfikir dan mencari.
Tugasmu cukuplah mudah, berdoa dan bersabar sebentar saja...
Hingga tuhan mengizinkan kita bersatu dalam ikatan yang lebih indah
Seperti beberapa mimpi yang belum terwujud,
Seperti beberapa kata yang belum menjadi kenyataan
Untuk kau wanita yang sedang menanti,
Bersabarlah, kau kan ku genggam suatu hari nanti....
Popular Posts
-
Salam Lestari !! buat kawan-kawan yang baru pertama kali ingin menjajaki Puncak Gunung sibayak, pada postingan ini akan saya jelaskan seca...
-
Belum genap satu bulan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unimed memasuki semester genap di tahun 2013, gedung yang baru dibangun dan baru ditempat...
-
Siang sobat blogger, sedikit berbagi nih tentang tampilan Windows 8 Release Preview. Yaitu versi windows 8 sebelum final versionnya di luncu...
-
Mawar,gadis usia 16 tahun penderita Kanker Payudara membutuhkan kepedulian kita. Remaja yg masih duduk dibangku kelas 3 SMK ini, hanya ...
-
Masih berkaitan denga tulisan saya mengenai PAMB dan INAGURASI , pada tulisan kali ini saya ingin berbagi tentang kehidupan saya di kamp...
-
Ahoi, berikut ini adalah beberapa foto-foto Ghandy November ketika diundang dalam acara Talkshow oleh BEM STIE IBMI Medan. Acara ini mengusu...
Powered by Blogger.

No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar dengan sopan, segala kritikan dan saran akan saya terima dengan senang hati asalkan terhindar dari kata-kata yang mengandung unsur porno, sara, dan kata-kata yang tidak menyenangkan.